SUMSEL.SIBERINDO.CO – Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang kini dilengkapi Klinik Pratama. Penggunaan fasilitas kesehatan ini diresmikan Kepala BDK Padang, Risani.
Klinik Pratama BDK Padang menjadi Klinik Pratama pertama di lingkungan Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama. Kehadirannya diharapkan dapat mendukung kebutuhan layanan kesehatan bagi pegawai dan peserta pelatihan serta menjadi bagian dari peningkatan kualitas layanan di lingkungan BDK Padang.
Penanggung Jawab Klinik Pratama BDK Padang, dr. Hasra Mukhlisan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja sama dalam mempersiapkan klinik. Menurutnya, proses hingga klinik dapat diresmikan merupakan hasil sinergi dan komitmen bersama.
“Terima kasih kepada seluruh tim klinik yang telah bekerja sama dan berkomitmen dalam mempersiapkan klinik ini. Kami juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Kepala BDK Padang dan Kasubbag Tata Usaha yang terus memberikan arahan dan dukungan sehingga Klinik Pratama ini dapat terwujud,” ujar dr. Hasra, Senin (31/8/26).
Ia berharap keberadaan klinik dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal sekaligus mendukung aktivitas pegawai dan peserta pelatihan. “Kami berharap Klinik Pratama ini dapat memberikan pelayanan yang baik, profesional, dan bermanfaat bagi seluruh pegawai maupun peserta pelatihan yang membutuhkan layanan kesehatan,” tambahnya.
Kepala BDK Padang, Risani, mengapresiasi kerja sama seluruh pihak dalam menghadirkan Klinik Pratama. Ia mengatakan, keberadaan klinik merupakan bentuk komitmen BDK Padang dalam menghadirkan layanan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Ke depannya klinik ini tidak hanya akan melayani peserta pelatihan dan pegawai BDK Padang, tetapi juga masyarakat umum tanpa dipungut biaya,” ungkap Risani.
Dengan hadirnya fasilitas tersebut, BDK Padang berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang memberikan dampak nyata bagi pegawai, peserta pelatihan, dan masyarakat. “Kita ingin keberadaan klinik ini memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi keluarga besar BDK Padang, tetapi juga bagi masyarakat di sekitar,” kata Risani.
Sebelum diresmikan, klinik telah melalui berbagai tahapan persiapan, termasuk pemenuhan sarana dan prasarana serta proses visitasi dan perizinan.(***)










