oleh

Pemerintah Pusat Turun Tangan, Menkes dan Al Haris Tinjau Kasus dr. Myta di Tungkal

Jambi–Kematian dokter muda dr. Myta Aprilia Azmy tak lagi menjadi isu daerah. Kasus ini kini mendapat perhatian langsung pemerintah pusat.

Rabu (6/5/2026) pagi, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin tiba di Jambi dan langsung bergerak cepat meninjau penanganan kasus tersebut.

Dokter lulusan Universitas Sriwijaya itu sebelumnya meninggal dunia usai menjalani masa perawatan di ICU RSUP Dr Muhammad Husein Palembang dan masih masa internship di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Setibanya di Bandara Sultan Thaha, Menkes disambut Gubernur Jambi Al Haris dan Wali Kota Jambi Maulana. Tanpa seremoni panjang, rombongan langsung bertolak menuju Kuala Tungkal.

Baca Juga  Amankan Pendaftaran Paslon, Polres OKU Selatan Turunkan 100 Personil

“Iya, langsung turun ke Tungkal,” ujar Budi Gunadi singkat kepada awak media.

Kehadiran Menkes menegaskan bahwa pemerintah pusat memberi perhatian serius terhadap kasus ini. Namun demikian, ia menegaskan belum ada kesimpulan terkait penyebab kematian dr. Myta.

“Kita tunggu hasilnya,” katanya.

Sikap ini menunjukkan Kementerian Kesehatan memilih berhati-hati di tengah kuatnya sorotan publik, terutama terkait dugaan beban kerja berlebih dan lemahnya pengawasan dokter internship.

Baca Juga  Kajari OKU Selatan Cek Kesiapan Logistik di Gudang KPU

Sebelumnya, tim investigasi Kemenkes RI telah lebih dulu berada di Kuala Tungkal selama beberapa hari terakhir. Tim tersebut mendalami berbagai aspek, mulai dari sistem kerja, mekanisme pengawasan, hingga kondisi kesehatan korban sebelum meninggal.

Kasus ini mencuat setelah Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya mengirimkan surat resmi ke Kemenkes dan mendesak investigasi menyeluruh.

Sorotan publik semakin tajam setelah muncul dugaan bahwa korban tetap bekerja meski dalam kondisi sakit.

Kematian dr. Myta bukan hanya menyisakan duka, tetapi juga memantik kembali perdebatan lama soal sistem pendidikan dan pola kerja dokter muda di Indonesia.

Baca Juga  63 Personil Polres OKU Selatan dan Jajaran Polsek Amankan Perayaan Kenaikan Isa Al Masih

Banyak pihak menilai, kasus ini harus menjadi momentum evaluasi nasional terhadap sistem internship.

Turunnya langsung Menteri Kesehatan ke Jambi menjadi sinyal kuat bahwa persoalan ini tidak dipandang sebagai kasus biasa.

Kini, publik menunggu hasil investigasi. Apa yang sebenarnya terjadi pada dr. Myta? Dan yang lebih penting apakah ada sistem yang selama ini luput dari pengawasan?

Pemerintah memastikan hasil investigasi nantinya tidak hanya menjawab kasus ini, tetapi juga menjadi dasar perbaikan agar tragedi serupa tidak terulang. (Red)

News Feed