oleh

Kisah duka dr. Myta Berujung Perhatian Negara, Kemenkes Beri Bantuan untuk Keluarga

OKU Selatan, Sumsel–Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bergerak cepat menindaklanjuti kasus meninggalnya dokter internship, dr. Myta Aprilia Azmy. Perwakilan Kemenkes RI bersama tim medis dari RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang mendatangi langsung rumah duka di Perumahan Griya Permata, Desa Pelangki, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan.

Kedatangan tim Kemenkes bukan hanya untuk menyampaikan belasungkawa, tetapi juga memastikan kondisi kesehatan kedua orang tua almarhumah tetap terpantau pasca peristiwa yang menyita perhatian publik nasional itu.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melalui dr. Wijaya mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan atas instruksi langsung dari Menteri Kesehatan sebagai bentuk empati dan tanggung jawab negara terhadap keluarga dr. Myta.

“Kami hadir mewakili Kementerian Kesehatan RI untuk menyampaikan duka cita mendalam sekaligus memastikan kondisi kesehatan kedua orang tua almarhumah dr. Myta,” ujar dr. Wijaya.

Dalam kunjungan itu, Kemenkes turut membawa dokter spesialis penyakit dalam dan psikolog untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap ayah dan ibu dr. Myta. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, baik secara fisik maupun psikologis.

Baca Juga  Muzani: Prabowo Akan Lanjutkan Program Kerakyatan untuk Bantu Wong Cilik

Tak berhenti pada pendampingan awal, Kemenkes juga memastikan kedua orang tua dr. Myta akan mendapatkan fasilitas pengobatan gratis secara berkala melalui RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang.

Program tersebut mencakup layanan medical check-up rutin setiap tahun sebagai bentuk pendampingan jangka panjang terhadap keluarga almarhumah.

Selain bantuan kesehatan, Kementerian Kesehatan RI juga memberikan beasiswa pendidikan kepada adik kandung dr. Myta yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya.

Baca Juga  Bupati OKU Selatan Sambangi Kementerian, Kemenkes RI Siapkan 170 Milyar

Langkah itu disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan nyata kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus memastikan masa depan pendidikan keluarga tetap terjamin.

Ibu kandung dr. Myta, Okta Yusri, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan pemerintah kepada keluarganya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan yang telah memberikan bantuan beasiswa kepada adik kandung ananda dr. Myta dan pengobatan gratis bagi ayahnya Myta,” ujarnya. (Red)

News Feed