LAHAT, siberindo.co
Kendati Covid-19 yang sedang menghantui sebagian besar penduduk dunia, anak anak di Dusun Bemban Desa Lubuk Atung Kecamatan Pseksu Kabupaten Lahat ini tetap berjibaku untuk tetap ikut kelas belajar online yang diselenggarakan pihak sekolah.
Meski harus menempuh jarak sekitar 500 meter dan harus mendaki tanjakan untuk mencari signal HP, anak-anak Dusun Bemban ini tidak menampakan wajah mengeluh untuk belajar,
Seperti hari ini, Senin (27/7/2020), sejumlah siswa berkumpul di pondok kebun karet milik salah seorang warga dusun setempat. Bukan tanpa alasan mereka berkumpul dan belajar disana, pasalnya di pondok itulah terdapat kualitas signal seluler dari semua provider serta terdapat pondok dan kebun yang selalu bersih.
Intan (17) salah satu siswa kelas 12 SMAN 1 Gumay Talang mengatakan, di masa pandemi Covid-19 ini ia dan teman serta adik kelasnya tetap dituntut untuk belajar walau hanya melalui online.
“Karena dusun tempat kami tinggal itu merupakan lembah sehingga tidak dapat signal HP, maka dari itu kami berkumpul di kebun Ibu Gadis ini untuk belajar online, karena disini terdapat signal yang kuat, sehingga kami bisa ikut belajar online” kata Intan.
Namun demikian, tambahnya, ia dan teman-temanya tetap berharap keadaan segera kembali normal. “Jujur kami lebih suka belajar dengan tatap muka dari pada belajar online ini, karena terkadang ada beberapa materi yang kami tidak mengerti, seandainya di kelas kami bisa lebih leluasa untuk bertanya pada guru kami,” ungkapnya.
Sementara itu Sukmawati atau lebih dikenal dengan Ibu Gadis (47) pemilik kebun tempat Intan CS belajar yang juga merupakan seorang guru SD ini menyatakan, dirinya merasa tidak keberatan sama sekali dengan keberadaan para siswa yang sering menggunakan pondoknya sebagai tempat berkumpul dan belajar online.
“Saya senang dengan semangat anak-anak yang masih mau berusaha belajar meski tanpa pengawasan guru sama sekali, disini terlihat betul betapa niat anak-anak itu untuk belajar masih sangat kuat,” ungkap Gadis.
Sama seperti harapan para siswa, Gadis juga berharap agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir sehingga semua kembali normal dan tanpa ada rasa was-was lagi.
“Saya berharap anak-anak tetap terus bersemangat untuk belajar secara online ini, dan saya juga berharap kiranya masa-masa sulit di negeri ini segera berakhir agar semua kembali normal, saya berharap siswa dapat bertatap muka lagi dengan para guru mereka di sekolah, karena sebagai seorang guru saya pun sudah sangat merindukan siswa-siswa saya,” pungkasnya. (gemasriwijaya@siberindo.co











Komentar