oleh

Razia Gabungan Digelar di Lapas Muaradua, Barang Terlarang Diamankan

OKU Selatan Sumsel–Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaradua kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran handphone ilegal, pungutan liar, dan Narkoba (Halinar) di lingkungan pemasyarakatan. Bersama Polsek Muaradua dan Koramil 403-08 Muaradua, petugas menggelar razia gabungan di sejumlah blok hunian warga binaan, Jumat (29/05/2026).

Razia dilakukan secara menyeluruh dengan menyisir kamar-kamar hunian warga binaan. Petugas memeriksa setiap sudut kamar untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Sebelum razia dimulai, seluruh personel mengikuti apel gabungan yang dipimpin langsung Kepala Lapas Muaradua, Hero Sulistiyono.

Dalam arahannya, Kalapas menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah konkret deteksi dini gangguan keamanan sekaligus tindak lanjut instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan Lapas bersih dari Halinar.

“Sinergi dengan aparat penegak hukum menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang,” tegas Hero Sulistiyono.

Baca Juga  Lembaga Permasyarakatan di OKU Selatan Lakukan Perekaman E-KTP

Ia menambahkan, razia rutin maupun insidentil akan terus digencarkan sebagai upaya preventif menjaga situasi lapas tetap kondusif serta memperkuat integritas jajaran petugas pemasyarakatan.

Dalam razia tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam kamar hunian, di antaranya benda berbahan besi, korek api, dan barang lain yang berpotensi mengganggu keamanan. Seluruh barang hasil temuan langsung didata dan diamankan sesuai prosedur.

Baca Juga  Sambut HUT ke-81 RI, Lapas Muaradua Kumpulkan 19 Kantong Darah untuk Masyarakat

Meski demikian, petugas memastikan tidak ditemukan handphone ilegal maupun Narkoba selama pelaksanaan razia berlangsung.

Kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar sebagai bentuk nyata komitmen bersama antara Lapas, Polri, dan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan. (Red)

News Feed