oleh

Anggota Polres Bantar Gebang Tewas Dengan 5 Tusukan

EMPAT LAWANG,SUMSEL.SIBERINDO.CO –  Bripka Adhi Pradana Tiranda (44), anggota polisi yang bertugas di Polsek Bantar Gebang  Polres Metro Bekasi  tidak bisa terselamatkan setelah mengalami luka bacok dan beberapa tusukan usai terlibat keributan dengan warga  di Desa Air Gading, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumsel , Rabu (2/9/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.

Warga Grand Harmoni, Blok A 3/1, Cileungsi Kidul, Cileung Bogor ini  diduga berselisih paham dengan orang tua pelaku Reca Satria Winata (22) terkait kasus tanah.

Menurut Reca awalnya Bripka Adhi bersama temannya datang ke rumah Widodo orang tua Reca di Desa Aur Gading, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumsel dan terjadi percekcokan antara orang tua pelaku

Saat itu pelaku sedang bekerja diberitahu oleh keluarganya ada keributan antara orang tua pelaku dengan korban dan pelaku langsung pulang sesampai di rumah benar tejadi percekcokan, spontan saja melihat keributan itu pelaku langsung mendorong korban lalu menusuk korban dengan pisau sebanyak 5 kali.

BACA JUGA:  Bendera Merah Putih di Muba Sumsel Siap Dikibarkan

BACA JUGA : Cegah Karhutbunlah Pemkab Muba Bantu 24 Unit Excavator

“sebetulnya kami sudah tahu bakal ada keributan tapi bukan sama korban melainkan dengan teman korban satu rombongan dengan korban,” ujar Reca

Usai kejadian pelaku langsung kabur sedangkan korban yang mengalami luka bacok di bagian bahu, lengan dan dada langsung dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

BACA JUGA:  Hari Kedua, KPU Musi Rawas Temukan 192 Surat Suara Rusak

Sementara itu  Kapolres Empat Lawang AKBP Wahyu membenarkan kejadian pembunuhan dan pengeroyokan hingga menyebabkan korban meninggal.

“ Betul telah terjadi pengeroyokan yang menyebabkan tewasnuya Bripka Adhi Pradana Tiranda (44) diduga ada perselisian terkait sengketa tanah dan salah satu pelakunya sudah ditankap,”ungkap AKBP Wahyu

Komentar

News Feed