oleh

Antisipasi Penyakit Paru, Puskesmas Kisam Ilir Edukasi Warga

OKU Selatan Sumsel–Guna mencegah dan memberantas penyakit paru Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Kisam Ilir menggelar sosialisasi Inovasi TB One Day One Suspek dan bahaya penyakit tuberkulosis atau TB di Desa Pius, kecamatan Kisam Ilir, kabupaten OKU Selatan.

Selain itu sosialisasi ini juga merupakan bagian dari Inovasi TB One Day One Suspek penyakit TB.

Kegiatan ini dihadiri Kepal Puskesmas Kisam Ilir, Kepala Desa Pius, Tenaga kesehatan atau Satgas TB, Tokoh masyarakat dan undangan lainnya. Jum’at (08/09/2023).

Baca Juga  Tingkatkan Imunitas Warga, Binda Sumsel Vaksinasi Warga Desa Sidodadi

Kepala UPTD Puskesmas Kisam Ilir, Edy Setiawan menjelaskan, sosialisasi terkait penyakit TB sangat penting dilakukan sebagai upaya untuk menekan jumlah warga yang terpapar. Mengingat, penyakit yang menyerang paru-paru ini ditenggarai lebih berbahaya dari Covid-19.

“Melalui sosialisasi ini pengetahuan satgas TB dapat meningkat dan sekaligus mengedukasi warga di desa Pius tentang bahaya penyakit ini,” tuturnya Jum’at (08/09/2023)

Baca Juga  Dinkes OKU Selatan, TNI dan Polri Datangi Apotek Sosialisasi Larangan Jual 5 Obat Sirup

Dirinya mengatakan, penyakit TB bisa dicegah dengan melakukan pola hidup sehat, tidak merokok, cukup istirahat, mengonsumsi makanan bergizi dan melakukan olahraga secara teratur.

Menurutnya, penyakit ini bisa disembuhkan dengan cara rutin melakukan pengobatan dan disiplin mengonsumsi obat-obatan yang diberikan oleh dokter.

“Adapun gejala yang muncul jika seseorang mengalami penyakit ini antara lain, batuk berdarah, demam, sesak nafas dan berat badan menurun,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pius, Andres Prananda menyambut baik kegiatan ini. Dirinya berharap peserta kegiatan yang terdiri dari warga dan satgas TB bisa menyerap ilmu yang diberikan, sehingga dapat diimplementasikan di lingkungan mereka.

Baca Juga  Ziarah dan Tabur Bunga Cara Polres OKU Selatan Kenang Jasa Pahlawan

“Semakin banyak warga yang tahu tentang penyakit ini semakin bagus dan bisa mawas diri begitu juga dengan cara mencegahnya,” ujarnya.

“Semoga warga bisa mentransformasi ilmu yang didapat supaya semua mendapat manfaatnya,” tandasnya (Ayik/Red)

News Feed