OKU Selatan, Sumsel–Upaya memperkuat layanan penanggulangan kebakaran terus dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten OKU Selatan. Pada tahun 2026 ini, Damkar OKU Selatan akan mengusulkan penambahan armada mobil pemadam melalui APBD Perubahan. Senin (13/04/2026)
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran OKU Selatan, Zainal Abidin, menegaskan bahwa penambahan unit kendaraan menjadi kebutuhan mendesak guna meningkatkan kecepatan dan jangkauan penanganan kebakaran di wilayah tersebut.
“Saat ini kami memiliki 10 unit mobil damkar, namun dua di antaranya dalam kondisi rusak berat. Karena itu, penambahan armada akan kami usulkan pada APBD Perubahan 2026,” ujar Zainal.
Ia menjelaskan, keterbatasan armada berdampak pada respon petugas di lapangan, terutama untuk wilayah yang jauh dari pos utama. Saat ini, mobil damkar yang tersedia tersebar di beberapa kecamatan, yakni Runjung Agung, Banding Agung, Pulau Beringin, Simpang, dan Muaradua.
Menurutnya, dengan luas wilayah OKU Selatan dan kondisi geografis yang cukup menantang, keberadaan armada tambahan sangat penting untuk mempercepat penanganan kebakaran serta meminimalisir kerugian masyarakat.
Zainal juga mencontohkan kejadian kebakaran di Desa Gedung Wani, Kecamatan Buay Runjung, di mana petugas harus mendatangkan armada dari Muaradua dan Pulau Beringin karena unit di wilayah tersebut sedang rusak.
“Jarak tempuh mencapai sekitar 40 kilometer. Meski sudah berusaha maksimal, tentu kondisi ini menjadi tantangan bagi kami. Inilah yang menjadi dasar pentingnya penambahan armada,” jelasnya.
Selain fokus pada penambahan armada, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk mendukung tugas petugas di lapangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
“Kami berharap masyarakat tidak melakukan tindakan yang menghambat petugas, serta selalu memastikan kondisi listrik dan kompor aman sebelum meninggalkan rumah,” tegasnya. (Red)










