oleh

Angin Puting Beliung Hantam 8 Gudang dan 5 Rumah

Sumsel, Siberindo.co – Cuaca ekstrem berupa angin dan hujan serta Banjir adalah fenomena alam yang biasa terjadi di akhir tahun, seperti bulan November hingga Desember.

Hal itu juga yang terjadi di Dusun Selibar Kecamatan Pagaralam Utara siang tadi Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 12.00 WIB. Akibatnya, 8 gedung dan 5 rumah warga Dusun Selebar pun mengalami rusak berat.

Baca Juga  Kejari OKU Selatan Himbau Terdakwa Kasus Pengadaan Alat Covid-19 Leksi Yandi Serahkan Diri.!

Dalam satu minggu terakhir ini, wilayah Kota Pagaralam diguyur hujan lebat disertai angin kencang. Bahkan ada sejumlah wilayah yang mengalami terjangan angin puting beliung, seperti yang terjadi di kawasan Desa Selibar Kelurahan Selibar Kecamatan Pagaralam Utara Kota Pagaralam Provinsi Sumsel.

Derasnya terjangan angin puting beliung menyebabkan sekitar 8 bangunan rusak parah. Terdiri dari 3 gudang yaitu gudang kopi dan beras serta 5 lima rumah warga setempat.

Baca Juga  Kejari OKU Selatan dan Tim Tabur Kejati Sumsel Ringkus Leksi Yandi Terpidana Korupsi Dana Covid-19

Erdiayansyah, warga Dusun Selibar mengatakan, kepada  wartawan, sekira pukul 12.00 WIB awalnya hujan rintik seperti biasanya. Namun selang beberapa waktu disusul hujan lebat dan angin kencang turun. ”Posisi kami semua ada di dalam rumah dan tanpa disadari atap rumah kami langsung terbang. Pada saat itu spontan kami berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri. Kami keluar rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Baca Juga  Kurangnya Armada Angkutan, Penumpukan Penumpang Warnai Arus Balik di OKU Selatan

Sementara Lurah Selibar, Minardi dikonfirmasi melalui ponselnya sekitar pukul 19.00 Minggu (22/11) mengatakan sudah turun lapangan meninjau lokasi kejadian. Setelah mendapatkan laporan atas kejadian tersebut selain melapor ke Camat, PLN juga mendatangi lokasi kejadian serta pihak BPBD. (Kliksumatera.com)

 

Komentar

News Feed