OGAN ILIR, siberindo.co, – Warga Desa Tanjung Seteko Kecamatan Indralaya dan warga Desa Payakabung Kecamatan Inderalaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengeluhkan pengerjaan galian pipa jaringan gas alam rumah tangga yang merupakan proyek Dirjen Migas Kementrian ESDM. Pasalnya lantaran proyek galian yang tidak rapih tersebut membuat jalan menjadi becek dan warga susah melintas
“Gali lobang tutup lobang, jalan jadi kotor becek, apalagi galian untuk pipa jargas alam ini pengerjaanya tidak rapih akibatnya menganggu aktivitas warga untuk melintas terganggu. Apalagi kalau di jalan besar, kendaraan harus melambatkan lajunya akibatnya macet di jalan,” kata Ye, warga Desa Payakabung kepada jurnalis, Kamis (23/07/2020).
Sementara warga Desa Tanjung Seteko, Mal juga mengeluhkan hal yang sama. Menurutnya, pengerjaaan pengedukan (galian, red) yang tidak rapih dan banyak sisa tanah berhamburan terutama di jalan perumahan.
“Kami terhalang saat akan melintas, kalau hujan jalan becek, kalau kemarau berdebu. Jadi harus segera di tanam pipanya sehingga lobang galian bisa ditutup dan dirapihkan,” harapnya.
Sementara itu, Humas PT Eltran Adi mengatakan, bahwa pekerjaan tersebut akan segera diselesaikan sehingga tidak menganggu warga saat melintas.
“Kami hanya meneruskan pekerjaan galian pipa jargas yang lama saja, sebelumnya bukan kami yang melakukan penggalian sehingga tidak rapih jadi pekerjaan alam itu asal-asalan. Ibaratnya kasarlah, kami sekarang yang menghalusi. Lagipula tenaga kami sudah orang lokal semua ada yang dari Meranjat OI, Palembang, Muara Enim dan sebagainya. Kami ini dari pihak KMB yang merupakan subcon PT Eltran, dan sekarang merapikan pekerjaannya,” jelasnya.
Disebutkannya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kades terkait galian pipa tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan kades, setiap lubang galian dipasangi police line, yang jelas pekerjaan ini kami lakukan dengan baik,” tandasnya.
Sementara itu, Humas PT Eltran sebelumnya yakni, Jimy sangat menyayangkan pernyataan Humas PT Eltran Adi yang merupakan subcon KMB.
“Ibaratnya dia ini kan dapat pekerjaan dari PT Eltran, karenakan sebagai subcon kok malah menyalahkan pekerjaan sebelumnya. Kalau memang dia bisa ya lakukanlah, kalau memang jelek ya diperbaiki. Seharusnya jangan menjelek-jelekkanlah, kita juga masih satu kesatuan. Ya saya sangat menyayangkanlah,” jelasnya.(sumateranews.co.id)











Komentar