oleh

Wakil Wali Kota Pun Terjun ke Sungai Bersihkan dan Mengangkut Sampah di Bantaran Sungai Musi

PALEMBANG, siberindo.co, – Menumpuknya sampah plastik bercampur tanaman enceng gondok di sepanjang bantaran Sungai Musi, tepatnya di Dermaga 7 Ulu hingga kawasan Kampung Kapitan, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II membuat Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda prihatin.

Untuk itu, tanpa sungkan dan jijik orang nomor dua di Kota Palembang ini terjun ke sungai menggunakan perahu ketek membersihkan tumpukan sampah dan enceng gondok di 2 lokasi tersebut.

“Sempat libur lama aktivitas gotong royong sejak diserang COVID 19, hari ini kita kembali melakukan gotong royong membersihkan sampah dibantaran Sungai Musi,” ungkap Wawako, dibincangi disela-sela kegiatannya, Minggu (26/07).

Baca Juga  Personel OMB Polres OKU Selatan Kawali Kampanye Tatap Muka Caleg DPRD Provinsi

Pantauan di lapangan, Fitri yang dalam kegiatan itu mengenakan baju kaos oblong lengan panjang kontras dengan bawahan bewarna hitam sepatu bot hijau lengkap dengan maskernya, tanpa cangung terlihat mengangkut sampah dari atas perahu ketek.

Tidak sedikit enceng gondok dan sampah plastik berhasil diangkutnya dalam perahu ketek setelah lebih kurang satu jam mengitari kawasan tersebut.

Baca Juga  Dampingi Menhub Tinjau Arus Balik Lebaran 2023, HD Minta Dukungan terkait Manajemen Angkutan Mahasiswa

“Memang sampahnya tidak terlalu banyak lagi, tapi tetap perlu dilakukan secara rutin pembersihannya,” tegas Fitri, yang dalam kegiatan itu mengajak bersama beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan aparatur kecamatan dan kelurahan setempat.

Selanjutnya usai dikumpulkan, tumpukan sampah ini langsung diangkut menggunakan dump truck milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang.

“Sungai Musi ini etalasenya kota kita, kalau sungai dan bantaran bersih, tentunya akan sedap dipandang mata,” imbuh dia.

Baca Juga  Masyarakat OKU Selatan Percantik Lingkungan, Sambut HUT RI Ke-78

Fitri menambahkan, sampah enceng gondok memang cukup mendominasi mengotori sepanjang bantaran Sungai Musi, selain sampah plastic yang ada.

“Apalagi ke sungai musi mengalami musim surut, tumpukannya jelas terlihat dan merusak pandangan mata,” ungkapnya.

Fitri pun berharap, keberadaan Sungai Musi yang membelah kota Palembang ini, kebersihannya terus tetap terjaga, dan tentunya menyebabkan populasi ikannya juga akan terus bertambah.

“Sudah menjadi komitmen Pemkot Palembang untuk mengembalikan julukan Palembang Venesia dari timur,” tukasnya.(sumateranews.co.id)

Komentar

News Feed