oleh

Warga Watervang Keluhkan Jalan Retak-retak dan Amblas

LUBUKLINGGAU -Warga jalan masuk ke arah bendungan Watervang di Jl Watervang, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumsel. Pasalnya, kondisi jalan yang mengalami retak- retak dan amblas, belum ada tanda-tanda perhatian dari pemerintah setempat. Kondisi jalan retak-retak sudah terjadi sejak sebulan kemarin. Sedangkan jalan yang amblas sudah terjadi sejak seminggu yang lalu.

Berdasarkan pantauan, jalan yang rusak panjangnya sekitar enam meter. Kerusakan itu menimbulkan adanya garis keretakan yang memanjang pada jalan. Dan akibat keretakan itu sekitar satu metera aspal jalan amblas. Warga sekitar khawatir keretakan jalan akan terus memanjang. Dan dikhawatirkan jalan yang amblas juga akan makin panjang.

“Kalau reta-retak itu sudah sebulan terakhir, nah kalau yang amblas seminggu kemarin,” ujar seorang warga sekitar yang kebetulan ditemui dilokasi dan enggan menyebutkan namanya.

Ia menjelaskan, lokasi jalan retak dan amblas itu berada ditengah-tengah antara RT 4 dan RT 5 wilayah Kelurahan Watervang. Sepengetahuannya, jalan yang retak dan amblas dengan lebar sekitar satu meter itu tadinya adalah siring. Kemudian karena adanya perluasan jalan dan pembuatan trotoar jalan, siring ditutup.

Baca Juga  SIMPAN TUJUH PAKET BB, KURIR SABU INI DITANGKAP

Ia menduga, tempat yang dulunya siring tidak kuat menahan aspal. Sehingga menyebabkan aspal jalan retak-retak sampai amblas. “Tadinya hanya garis-garis saja yang memanjang. Lama kelamaan retak dan sampai saat ini terjadi amblas hingga hampir memakan badan jalan,” timpalnya.

Ditempat terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Kota Lubuklinggau, Achmad Asril melalui Kabid PU BM, Pahni mengatakan pihaknya segera akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Dan segera untuk melakukan perbaikan jalan yang amblas tersebut.

Baca Juga  Bertambah 2, Positif Covid-19 di Lahat Capai Angka 278 Orang

“Ini akibat dinding drainase jebol, jadi tanahnya bergeser,” pungkasnya.(hariansilampari.co.id)

Komentar

News Feed