oleh

Update Covid-19 di OKU Selatan 31 Juli 2021 Capai 460 Kasus Positif

OKU Selatan, sumsel.siberindo.co–Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan melalui Satuan Tugas Percepatan Penangan Covid-19 OKU Selatan kembali memperbaharui perkembangan Covid-19 di OKU Selatan. Sabtu (31-07-2021).

Juru bicara Satuan Tugas Covid-19 OKU Selatan, Marlis Abadi., SKM.,MM, mengatakan per 31 Juli 2021 kembali terjadi penambahan kasus Covid-19 sebanyak 4 kasus terkonfirmasi.

“Dengan adanya penambahan 4 kasus terkonfirmasi hari ini maka total kasus positif Covid-19 di OKU Selatan mencapai 460 kasus”, jelas Marlis Sabtu (31-07-2021).

Baca Juga  Dukung Program Pemerintahan, Polsek Muaradua Polres OKU Selatan Tanam Bibit Jagung

Dikatakan Marlis untuk jumlah pasien terkonifirmasi yang dinyatakan sembuh pada hari ini ada 1orang maka total pasien yang dinyatakan sembuh per 31 Juli ini mencapai 252 orang.

Sementara yang menjalani isolasi mandiri terjadi penambahan 2 orang yang semula tercatat 130 orang dengan adanya penambahan tersebut menjadi 132 orang.

Dikatakannya untuk yang menjalani perawatan juga bertambah 1 orang, yang sebelumnya 21 orang dengan adanya penambahan tersebut maka totalnya 22 orang.

Baca Juga  360 Vial Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua Tiba di OKU Selatan

“Untuk angka kematian sendiri tercatat 45 orang, itu artinya tidak ada penambahan untuk angka kematian”,ungkap Marlis

Marlis juga kembali menghimbau masyarakat OKU Selatan untuk terus mematuhi protokol kesehatan dan bagi masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri ia berharap agar benar-benar menjalani aturan isolasi jangan berkeliaran.

“Jika merasa ada gejala Covid-19 atau kondisi badan kurang fit agar segera melapor ke nakes terdekat guna pencegahan penularan covid-19”,tegasnya

Baca Juga  Kasus Covid-19 di OKU Selatan, 28 Juli 2021 Ada 22 Kasus Baru dan 5 Meninggal Dunia

Marlis berharap, pengendalian ini benar-benar dilakukan hingga ke tingkat desa atau kelurahan dan berbagai pihak harus bahu-membahu untuk saling mendukung upaya ini.

“Selain itu, kami juga menghimbau peran aktif tokoh masyarakat, kepala desa untuk berperan aktif mengedukasi warganya dalam mematuhi prokes, hal itu guna memutus mata rantai Covid-19”,pungkasnya (wartaterkini.news)

News Feed