PRABUMULIH, siberindo.co, – Keceriaan dan kebersamaan pelaksanaan pemotongan hewan kurban juga terlihat dilingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kota Prabumulih, Sabtu (1/8/2020). Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, sebanyak 460 kantong daging dibagikan kepada tenaga PHL dan petugas kebersihan rumah sakit plat merah ini.
Ketua Panitia Pelaksana kegiatan penyembelihan hewan kurban, dr. Arliansyah, Sp.Anestesi mengatakan, penyembelihan hewan kurban yang diselenggarakan di halaman Masjid Baitul Jalil atau tepatnya di depan kantor PMI Kota Prabumulih dalam rangka merayakan Hari Raya Idhul Adha 1441 H/2020 M.
“Alhamdulillah kita menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 3 ekor Kambing dan 1 ekor Sapi,” ujar dr Arliansyah, dibincangi disela kegiatan.
Menurut Arliansyah, selain memaknai peristiwa kurban itu sendiri, kegiatan pemotongan hewan kurban juga untuk mempererat tali silaturahmi antar pegawai dan pihak rumah sakit serta pekerja harian lepas (PHL).
“Idul adha adalah hari raya yang mempunyai beberapa rangkaian ibadah yang biasa dilakukan oleh umat muslim di Dunia. Mulai dari ibadah haji, salat Idul Adha dan pemotongan hewan kurban juga sekaligus untuk mempererat hubungan tali silaturahmi dilingkungan pegawai rumah sakit,” sebut dr Arliansyah seraya menyebutkan dalam kegiatan tersebut pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan.
Masih disampaikan dr. Arliansyah, untuk hewan-hewan kurban tersebut berasal dari sumbangan para dokter rumah sakit di antaranya, untuk Kambing dari dr. Hesti, dr. Irgianto, dan drg. Tutik Dinkes, sementara untuk 1 ekor sapi diperoleh dari dr. Davit.
“Alhamdulillah, Panitia sendiri telah menyiapkan sekitar 460 paket (kantong) daging, yang sudah disalurkan ke para pegawai rumah sakit dan para PHL serta tak luput juga warga yang tinggal di sekitaran RSUD,” ucapnya.
Sementara Kepala Tata Usaha dan Humas RSUD Kota Prabumulih, Adi Kuanto., S.Kep., Ns., Mars, menambahkan dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban, pihak panitia tetap memastikan terlaksananya protokol kesehatan guna memberikan kenyamanan dalam pelaksanaan kurban itu sendiri.
“Panitia harus memenuhi kebutuhan dasar dan pelaksanaan dari protokol Kesehatan, dengan menyediakan sabun atau hand sanitizer di lokasi penyembelihan,” tutupnya. (sumateranews.co.id)











Komentar