OKU Selatan, Sumsel–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mencatat volume sampah harian mencapai 120 ton. Dari jumlah tersebut, sekitar 90 ton berasal dari sembilan kecamatan, menunjukkan tingginya beban pengelolaan sampah di daerah tersebut.
Kepala DLH OKU Selatan, Hj. Meliasari, menegaskan bahwa angka tersebut menjadi tantangan serius yang harus ditangani setiap hari.
“Volume sampah di OKU Selatan mencapai 120 ton per hari, dengan sekitar 90 ton berasal dari sembilan kecamatan,” ujarnya, Selasa (14/04/2026).
Di tengah keterbatasan armada pengangkut, DLH terus mengoptimalkan pelayanan dengan memaksimalkan kendaraan yang ada serta menambah rute pengangkutan.
“Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah, khususnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” tegasnya
Tak hanya itu, DLH juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengelola sampah secara mandiri sebagai upaya menekan lonjakan volume sampah harian.
Sementara itu, untuk mengatasi keterbatasan sarana, DLH OKU Selatan telah mengajukan penambahan armada ke Kementerian Lingkungan Hidup RI.
“Pemerintah Kabupaten OKU Selatan pun berkomitmen menambah armada pengangkut secara bertahap setiap tahun guna meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di wilayah tersebut,” tandasnya (Red)










