OKU | Pasca ambruknya jembatan penghubung antara Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dengan Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumatera Selatan yang terletak di Desa Lubuk batang Lama Kecamatan Lubuk Batang, pada pekan lalu, pengguna jalan dialihkan ke jalur alternatif.
Pengguna jalan dari arah Kota Baturaja menuju Kecamatan Peninjauan maupun sebaliknya mengunakan kendaraan roda dua dan mobil pribadi bisa melalui jalan lingkar Desa Lubuk Batang Lama, sedangkan untuk kendaraan angkutan dialihkan ke melaui jalan Kurup menuju Desa Karta Mulya.
“Bisa juga melewati jalur Batumarta keluar di Desa Kepayang atau Desa Mendala Kecamatan Peninjauan,”ungkap Kadishub OKU Firmansyah pada Minggu malam (01/11/2020).
Untuk mmpermudah pengguna jalan kendaraan angkutan, diakui Firmansyah, pihaknya sudah memasang penunjuk arah (rambu – rambu) disetiap persimpangan yang bisa dilalui sebagai jalur alternatif dari arah Kecamatan Peninjauan menuju Kota Baturaja.
“Kami sudah memasang petunjuk arah diantaranya di persimpangan Desa Kepayang menuju Desa Lubuk Banjar, ada juga di persimpangan Desa Karta Mulya menuju Desa Gunung Meraksa Kecamatan Lubuk Batang, dan di Desa Lubuk Batang Lama menuju Desa Kurup,”terang Firman.
Sedangkan untuk kendaraan roda dua dan mobil pribadi jelas Firman, tak perlu jauh – jauh memutar. Pengguna jalan cukup melalui jalan lingkar Desa Lubuk Batang Lama.
Sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Provinsi Sumatera Selatan Darma Budhy menegaskan, pihaknya akan membangun jembatan permanen, namun senantiasa menungu sampai bulan Juli Tahun 2021 akan dibangun jembatan darurat untuk pengguna jalan agar perekonomian masyarakat tidak lumpuh.
Sementara itu, Penjabat Sementara Bupati OKU M. Zaki Aslam, menjamin untuk aktifitas warga sekitar tidak akan terhambat, senantiasa jembatan darurat selesai di bangun, pengguna jalan dialihkan ke jalur alternatif jalan lingkar desa.(SaungNews.co)


Komentar