oleh

Komunitas Youtuber Sriwijaya Edukasi Masyarakat Beradab dalam Bermedsos

PALEMBANG, SIBERINDO.CO – Sejumlah penggiat sosial media yang hampir keseluruhannya berlatar belakang jurnalis, membentuk komunitas yang bernama Komunitas Youtuber Sriwijaya (KYS).

Riza Vahlevi selaku Ketua Komunitas Youtuber Sriwijaya (KYS) mengatakan komunitas ini merupakan acuan yang di dalamnya terdapat kelompok- kelompok sosial yang saling berinteraksi secara terus menerus dan terbentuk akibat kesamaan sikap, minat, kegemaran antara individu yang kemudian diapresiasikan dengan membuat suatu wadah.”Menyikapi kemajuan zaman dan perkembangan informasi teknologi, kami membentuk
Komunitas Youtuber Sriwijaya (KYS) dan kita saat ini berada dalam industri 4.0 tentu kita harus dapat mengikutinya kalau tidak ingin tertinggal,” katanya Jumat (7/8). Demikian dilansir dari laman mediasriwijaya.com (grup siberindo.co).

Meskipun komunitas KYS baru dibentuk tiga hari yang lalu Rabu (5/8/2020) namun pihaknya ke depan diharapkan dapat menjadi wadah bersama bagi penggiat media sosial, influencer dan conten creator yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana publikasi. “Dengan banyaknya penggiat media sosial yang tergabung dalam komunitas ini juga dapat mengedukasi masyarakat agar santun dalam bermedia sosial,” katanya.

Baca Juga  Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam Dinyatakan Positif Covid-19

Masih kata Eja biasa ia disapa, komunitas ini juga berguna sebagai edukasi agar para penggiat media sosial tidak terjerat kasus hukum, sudah banyak contohnya akibat ketidakpahaman dalam menggunakan media sosial. “Semoga ke depannya komunitas ini bisa saling bergandeng tangan bersama pemerintah, TNI, Polri dan elemen masyarakat agar hal-hal semacam ini tidak terjadi lagi,”ujarnya.

Sementara itu, Heri Gondrong Katim Opsnal Jatanras Polda Sumatera Selatan mengapresiasi dan mendukung terbentuknya Komunitas Youtuber Sriwijaya (KYS). Ia berharap komunitas KYS dapat bersinergi dalam menebarkan kebaikan dalam bermedia sosial untuk masyarakat banyak. “Berbuatlah untuk kebaikan orang banyak, beradablah dalam menggunakan media sosial. Kita orang Timur tetap mengedepankan sopan santun dan tata krama yang baik, meskipun di dalam media sosial,” kata Heri Gondrong seraya menambahkan bahwa masyarakat perlu diedukasi dalam menggunakan media sosial, jangan sembarang mengupload sehingga berdampak yang dapat menimbulkan kegaduhan-kegaduhan dalam bermasyarakat. (mediasriwijaya.com)

Komentar

News Feed