OKU Selatan, Sumsel–Upaya pencarian intensif terhadap bocah yang hanyut di aliran sungai akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama Findo bin Ridho (2), warga Kampung Masjid, Kelurahan Pasar Muaradua, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (10/04/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Sebelumnya, korban dilaporkan hanyut pada Kamis (09/04/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga terjatuh dari teras belakang rumahnya yang berada tepat di bantaran sungai, lalu langsung terbawa derasnya arus.
Lurah Pasar Muaradua, MGS Bambang Adriansyah, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut warga sempat melihat korban terjatuh sebelum akhirnya hilang terseret arus sungai.
“Korban diduga terpeleset dari teras belakang rumah yang berada di bantaran sungai, kemudian langsung hanyut,” ujarnya.
Korban akhirnya ditemukan oleh warga yang turut melakukan pencarian di tepian sungai wilayah Desa Damarpura, Kecamatan Buana Pemaca. Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal dunia dan tersangkut di rerumputan di pinggir aliran sungai.
“Korban ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB oleh warga yang ikut menyisir sungai,” tambahnya.
Sementara itu, Kalaksa BPBD OKU Selatan, Indra Gunawan, menjelaskan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan. BPBD berkoordinasi dengan TAGANA Dinas Sosial, Basarnas wilayah OKU Raya, serta dibantu TNI-Polri dan masyarakat dalam proses pencarian.
“Pencarian sempat dihentikan pada malam hari karena keterbatasan jarak pandang, kemudian dilanjutkan keesokan harinya hingga korban berhasil ditemukan,” jelasnya
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (Red)










