oleh

Jaksa Masuk Sekolah, Kejari OKU Selatan Bekali Siswa Pemahaman Hukum dan Bahaya Narkoba

OKU Selatan Sumsel–Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Komering Ulu Selatan kembali mengintensifkan edukasi hukum bagi kalangan pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar pada Selasa (12/5/2026) di SMA Negeri 1 Banding Agung dan SMA Negeri 1 Buay Pematang Ribu Ranau Tengah.

Program penyuluhan hukum ini dipimpin langsung Kepala Seksi Intelijen Kejari OKU Selatan, Alman Noveri didampingi Kasubsi I Seksi Intelijen Rahmat Zainudin, Kasubsi II Seksi Intelijen Angga Winiardo Putra, serta jajaran staf Intelijen Kejari OKU Selatan.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak sekolah yang mengapresiasi komitmen Kejaksaan dalam membangun kesadaran hukum di lingkungan pendidikan.

Selanjutnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) OKU Selatan Bambang Setiawan melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari OKU Selatan Almon Novri mengatakan pentingnya pembinaan hukum sejak dini bagi generasi muda di tengah meningkatnya tantangan sosial di kalangan pelajar.

Dalam penyuluhan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai tugas dan fungsi kejaksaan, bahaya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkotika, hingga konsekuensi hukum terhadap tindak pidana yang kerap melibatkan usia pelajar.

Baca Juga  Polres OKU Selatan Turunkan Puluhan Personel Amankan Aksi Damai Warga Sukarami di Kejari OKU Selatan

Materi disampaikan secara interaktif dengan pendekatan kasus-kasus nyata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Metode tersebut membuat suasana penyuluhan lebih dinamis dan mudah dipahami peserta.

Antusiasme siswa terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah pelajar aktif mengajukan pertanyaan terkait persoalan hukum yang sering mereka temui di lingkungan sekitar, mulai dari perundungan, penyalahgunaan media sosial, hingga ancaman narkoba.

Baca Juga  Security Tambang Batu Bara PT PGU Akan Geruduk Kembali PT IKS, Simak Apa Tujuanya

Melalui program JMS, Kejari OKU Selatan berharap para pelajar semakin memahami pentingnya menaati hukum serta mampu menjauhi perilaku yang berpotensi melanggar aturan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang sadar hukum, berintegritas, dan memiliki tanggung jawab sosial.

Pihak sekolah pun berharap program Jaksa Masuk Sekolah dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai langkah preventif dalam meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar. (Red)

News Feed