oleh

Polsek Kisam Tinggi Perkuat Mitigasi Karhutla, Warga Diingatkan Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar

OKU Selatan, Sumsel–Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah kondisi cuaca kering terus menjadi perhatian jajaran Kepolisian Resor (Polres) OKU Selatan. Upaya pencegahan diperkuat melalui patroli dan sosialisasi langsung kepada masyarakat.

Pada Jumat (11/9/2026), personel Polsek Kisam Tinggi melaksanakan kegiatan mitigasi Karhutla di Desa Gunung Megang, Kecamatan Kisam Tinggi, Kabupaten OKU Selatan, mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut meliputi patroli Karhutla, sosialisasi larangan membakar hutan dan lahan, penyampaian Maklumat Kapolda Sumatera Selatan terkait pencegahan Karhutla, serta sambang dan silaturahmi dengan masyarakat.

Baca Juga  Polisi di OKU Selatan Kawal Ketat Distribusi Logistik Ke KPU Provinsi

Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, melalui Kapolsek Kisam Tinggi, Ipda Saifullah menegaskan bahwa pencegahan Karhutla tidak hanya dilakukan dengan patroli, tetapi juga dengan membangun kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Sekecil apa pun api yang digunakan untuk membuka lahan berpotensi meluas dan sulit dikendalikan, terutama dalam kondisi cuaca kering seperti saat ini,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga menyampaikan Maklumat Kapolda Sumatera Selatan tentang larangan membakar hutan, lahan, ilalang maupun semak belukar.

Baca Juga  HARI INI BERTAMBAH 1, SUSPEK COVID-19 DI LAHAT CAPAI ANGKA 137 ORANG

Sosialisasi dilakukan secara langsung kepada masyarakat, termasuk kepada jamaah Salat Jumat di Masjid Desa Gunung Megang. Polisi mengajak warga bersama-sama menjaga lingkungan sekaligus mencegah munculnya titik api yang dapat berkembang menjadi Karhutla.

Selain pencegahan Karhutla, personel Polsek Kisam Tinggi juga melaksanakan sambang dan silaturahmi sebagai bagian dari cooling system serta deteksi dini terhadap perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Brigpol Yancik, Brigpol Mahmudi, dan Brigpol Ade Try.

Baca Juga  Polisi di OKU Selatan Ringkus Ayah Tiri Perkosa Anak Sambung Sejak SMP

Kapolsek Kisam Tinggi menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam memutus potensi Karhutla sejak dini. Karena itu, warga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Lebih baik mencegah sejak awal daripada api terlanjur meluas dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan,” pungkasnya. (Red)

News Feed