LAHAT, siberindo.co
Naas dialami Laina (60) warga Desa Lesung Batu Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Pasalnya, saat ia sedang bertandang ke rumah anaknya di Kabupaten Empat Lawang, rumahnya ludes dilalap api alias kebakaran, pada pukul 02.00 dinihari, Selasa (28/7/2020).
Peristiwa ini sontak membuat warga setempat yang sedang tertidur lelap, dan berusaha memberikan pertolongan memadamkan api yang sudah membumbung tingga diatas rumah Laina. Kendati upaya pertolongan warga sudah maksimal, namun api sulit untuk dijinakkan. Karena warga hanya menggunakan alat seadanya, hingga api dengan leluasa melahap rumah yang lebih banyak bahannya terbuat dari kayu tersebut.
Menurut Fiter (45) warga Lesung Batu yang ada di lokasi kebakaran, bahwa warga mendapati api sudah membumbung tinggi. Walaupun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian korban diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
“Rumah ini sedang dalam keadaan kosong, karena pemiliknya sedang bertandang ke tempat anaknya di Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang. Kita juga belum mengetahui secara pasti, apa penyebab kebakaran tersebut,” terangnya.
Namun kata Fiter, untuk sementara kebakaran diduga berasal dari konseliting listrik, karena tidak ada aktifitas memasak di rumah tersebut. “Semua isi rumah habis terbakar, tak ada yang tersisa,” tambahnya.
Dedi Utomo selaku Pjs. Kades Lesung Batu saat dimintai keterangan prihal kebakaran ini membenarkan, bahwa tadi malam telah terjadi kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah warga. “Kita turut prihatin atas musibah ini, semoga kejadian ini mengingatkan kita untuk lebih berhati-hati dan waspada,” terang Dedi yang baru 2 bulan menjabat Kades ini.
Dedi juga berpesan pada masyarakat, agar mengecek terlebih dahulu kompor, colokan listrik, apabila mau bepergian, karena kelalaian inilah yang menyebabkan kebakaran. “Kerugian yang dialami oleh ibu Laina mencapai puluhan juta rupiah, karena semua barang-barang di dalam rumah ludes terbakar,” pungkasnya. (http://lahathotline.com/)











Komentar