PALEMBANG – Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM melaksanakan Salat Isya berjamaah dan dilanjutkan dengan Salat Tasbih di Masjid Al Aman Pakri, pada Rabu (30/09) malam.
“Kegiatan Salat Isya berjamaah dan dilanjutkan dengan Salat Tasbih ini juga dilaksanakan serentak diseluruh Polres – Polres Jajaran Polda Sumsel dengan tujuan untuk mengharapkan atau mendapatkan ridho dari Allah SWT agar situasi kondisi kamtibmas di wilayah sumsel dapat berjalan kondusif,” ujar Kapolda.
Hal itu ia sampaikan, mengingat pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 yang akan digelar di 7 Kabupaten/Kota di wilayah Sumsel.
“Serta rencana unjuk rasa masyarakat di bulan Oktober ini dapat berjalan dengan lancar dan tidak adanya gangguan kamtibmas yang berarti,” ucapnya.
Masih disampaikan Mantan Kapolres Lahat ini, bahwa dalam sebuah hadist Rasulullah Muhammad SAW, dia sebutkan, dalam Salat Tasbih diisi dengan membaca tasbih sebanyak 300 kali, yang dibagi kedalam 4 rakaat.
“Sehingga disetiap rakaat kita akan membaca 75 kali tasbih, sedangkan jumlah 75 kali tasbih tersebut dibagi kembali kedalam setiap gerakan salat, setelah membaca surat Al Fateha dan surah pendek kemudian kita yang salat tasbih membaca tasbih sebanyak 15 kali,” jelas Irjen Pol Eko Indra Heri ini.
Kapolda juga kembali menerangkan, soal kaifiat (tata cara) setelah usai tasbih rukuk, iktidal, tasbih sujud pertama, duduk di antara dua sujud, tasbih sujud kedua dan duduk istirahat sebelum berdiri melanjutkan rakaat.
“Kita salat membaca tasbih 10 kali dalam setiap gerakan salat sehingga jumlah total membaca tasbih sampai dengan 300 kali yang dibagi kedalam 4 rakaat,” jelasnya.
“Tasbih adalah kalimat terbaik di sisi Allah SWT, yang mana ringan diucapkan akan tetapi berat timbangannya di sisi Allah SWT. Semoga nantinya memberatkan timbangan amal baik di akhirat kelak dan kita semua senantiasa dalam perlindungannya serta selalu diberikan kesehatan apalagi saat ini kita masih dalam kondisi pandemi covid-19,” tutupnya. (sumateranews.co.id)











Komentar