oleh

Proyek 2025 Diduga Tak Rampung, Jembatan Desa Gedung Wani Jadi Sorotan Warga

OKU Selatan, Sumsel–Pembangunan jembatan di Desa Gedung Wani, Kecamatan Runjung Agung, Kabupaten OKU Selatan, yang telah dianggarkan sejak tahun 2025 hingga kini belum juga selesai. Hingga awal 2026, proyek tersebut terkesan terbengkalai tanpa kejelasan progres maupun waktu penyelesaian.

Ironisnya, di lokasi pembangunan tidak ditemukan papan informasi proyek. Akibatnya, sumber anggaran, nilai proyek, serta pihak pelaksana tidak diketahui secara jelas. Kondisi ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, proyek tersebut diduga berkaitan dengan salah satu anggota DPRD OKU Selatan berinisial CMK, meski hingga kini belum ada klarifikasi resmi.

Keterlambatan pembangunan jembatan ini menuai keluhan warga. Pasalnya, jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Gedung Wani dengan wilayah sekitar. Fungsinya sangat penting untuk menunjang aktivitas harian masyarakat, mulai dari mobilitas warga, pengangkutan hasil pertanian, hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan.

Baca Juga  Jelang Kedatangan Tim Penilaian Adipura, Pemda OKU Selatan Gelar Rakor Persiapan

Namun hingga saat ini, progres pembangunan dinilai sangat lamban dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan segera rampung. Kondisi ini semakin menyulitkan warga, terutama saat musim hujan ketika akses jalan menjadi sulit dilalui dan memaksa masyarakat harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh.

“Dampaknya sangat terasa bagi kami. Aktivitas ekonomi terganggu karena akses utama belum bisa digunakan secara maksimal. Kami berharap pemerintah daerah segera bertindak dan menyelesaikan pembangunan jembatan ini,” ungkap salah seorang warga, Sabtu (17/01/2026).

Baca Juga  Latih Kemandirian WBP, Lapas di OKU Selatan Manfaatkan Lahan Brandgang

Masyarakat pun mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait untuk bersikap transparan dengan memberikan penjelasan terbuka mengenai sumber anggaran, pelaksana proyek, serta kendala yang menyebabkan pembangunan jembatan tersebut mangkrak. Warga berharap proyek ini tidak dibiarkan berlarut-larut dan segera dituntaskan demi kepentingan bersama. (Red)

News Feed