OKU Selatan, sumsel.siberindo.co–Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaradua, kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan saat ini mengalami over kapasitas atau kelebihan daya tampung kamar hunian warga binaan.
“Ya, saat ini penghuni rutan kami sudah membludak,” kata Kepala Lapas Kelas IIB Muaradua OKU Selatan Surakhmat. Kamis (05-08-2021)
Ia mengatakan, warga binaan yang menjalani hukuman dilapas setempat saat ini tercatat sebanyak 290 orang dari berbagai kasus.
Menurutnya, jumlah tersebut melebih kapasitas hunian atau daya tampung warga binaan yang hanya berjumlah 120 orang.
Lebih lanjut dibeberkan Surakhmat, kondisi over kapasitas ini tak ideal dan berpotensi menyebabkan terjadinya pelanggaran, kerusuhan dan berbagai kejadian yang sudah seharusnya bisa diantisipasi sejak awal.
“Namun Alhamdulillah kondisi lapas sampai saat ini masih kondusif. Kita berharap jangan ada kerusuhan. Karena terus terang kondisi SDM kita tak sebanding dengan jumlah warga binaan yang ada,” urainya.
Jika disimulasikan, dari 25 pegawai yang bertugas, 1 orang bisa menangani 11 orang. Angka ini sangat tidak sebanding dan tidak ideal.
“Selain itu untuk kamar ukuran 3×3 semestinya berisi maksimal 5 orang, namun nyatanya sekarang dalam satu kamar hunian terisi kisaran 15 atau 10 orang. Dan untuk penjagan dijaga oleh 3 orang dalam satu harinya”,terangnya
Dikatakan Surakhmat satu-satunya opsi saat ini yakni harus ada pembangunan lapas atau rutan khusus agar bisa menampung jumlah overload saat ini.
Ia melanjutkan, pihaknya sudah mendapatkan lahan untuk pembangunan lapas baru. “Namun kita tunggu lagi kapan realisasinya. Kalau bisa dalam waktu dekat bisa dibangun untuk Lapas Kelas IIB yang baru”,lanjutnya. (wartaterkini.news)










