oleh

Festival Layang-layang Sriwijaya Dongkrak Kunjungan Wisata Ke Danau Ranau

OKU Selatan Sumsel–Ratusan Layang-layang berbagai ukuran menghiasi langit di sekitar Pantai Bidadari, Danau Ranau, kecamatan Banding Agung, kabupaten OKU Selatan.

Pertunjukan layang-layang tersebut merupakan salah satu rangkaian agenda Festival Layang-Layang yang digelar selama dua hari penuh dengan berbagai kegiatan yang meriah.

Tercatat sebanyak 145 peserta dari berbagai Kabupaten/kota di Provinsi Sumsel ikuti Festival Layang-Layang Sriwijaya yang gelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kabupaten OKU Selatan, Sabtu (09/09/2023).

Ketua panitia festival lomba layang-layang Sriwijaya, Abdi Irawan yang juga Kepal Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) OKU Selatan mengatakan, ratusan peserta berasal dari Provinsi Sumsel, Lampung, dan dari beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten OKU Selatan.

Baca Juga  Bersama Kapolres, Srikandi Polres OKU Selatan Ikuti Olahraga Bersama Meriahkan HUT Polwan Ke-74

“Total peserta festival lomba layang-layang Sriwijaya ada 145 orang, terdiri dari komunitas Pelangi Sumsel, Lampung dan kabupaten OKU Selatan,” Kata Iwan sapaan akrab Abdi Irawan

Lebih lanjut ia mengatakan, 145 peserta itu mengikuti tiga kelas aduan, dimulai dari umum, junior hingga hias.

“Untuk aduan junior diikuti oleh 16 peserta anak-anak, sedangkan umum 64 peserta dan untuk kelas aduan hias terdapat 65 peserta,” urainya

Iwan menuturkan, festival lomba layang-layang Sriwijaya ini digelar guna melestarikan budaya dan menjadi wadah untuk para pencinta layangan.

“Tujuannya untuk menjaga dan menjadi wadah bagi para penyuka permainan tradisional ini agar tetap lestari,” ujarnya.

Baca Juga  OKU Selatan Siap Sambut Kontingen Porprov Sumsel Ke-XIII November Mendatangkan

Sementara itu Bupati OKU Selatan, Popo Ali, pada kesempatan ini mengatakan festival layang-layang Sriwijaya yang bertajuk “Danau Ranau Kite Fighter Festival ke Dua” tahun 2023 ini diselenggarakan dengan memperlombakan berbagai kategori layang-layang.

“Lomba ini digelar dengan tujuan untuk melestarikan budaya bermain layang-layang yang digemari kalangan masyarakat OKU Selatan,” jelasnya

Lebih lanjut Bupati juga mengapresiasi dinas terkait dan komunitas Pelangi yang telah berkolaborasi melaksanakan Festival Layang-Layang sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan penuh semangat sebagai salah satu upaya melestarikan tradisi warisan leluhur.

Bupati berharap, kedepannya jumlah peserta lebih banyak lagi dan festival lomba layang-layang ini akan menjadi agenda rutin tahunan Pemerintah Daerah kabupaten OKU Selatan.

Baca Juga  Kembalikan Formulir Pendaftaran Bacawabup OKU Selatan, H Misnadi Optimis Dapat Rekomendasi PAN

“Festival lomba layang-layang ini sudah dijadikan agenda tahunan dan semoga untuk kedepannya lebih banyak lagi peserta yang mengikuti kegiatan ini,’ harapnya

Lebih lanjut Bupati mengungkapkan, festival layang-layang ini bisa membuka peluang bagi destinasi wisata yang ada di danau Ranau. “Apalagi, jika festival ini diadakan setiap tahun,” ucapnya

Menurutnya, selain meningkatkan daya kunjung wisata, festival layang-layang juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kecamatan Banding Agung terkhusus bagi pelaku UMKM.

“Selain dampak ekonomi, kemeriahan festival layang-layang ini juga mencerminkan sumber daya manusia yang ada menjadi lebih kreatif dan inovatif,” tandasnya (Ayik/Red)

News Feed