OKU Selatan, sumsel.siberindo.co–Guna meningkatkan pengetahuan, informasi dan edukasi tentang keamanan pangan, serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memilih pangan yang baik untuk dikonsumsi maka pemerintah kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan melalui dinas Kesehatan OKU Selatan gelar kegiatan Bimtek.
Bimbingan teknis (Bimtek) Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) keamanan pangan tahun 2020 berlangsung di aula hotel samudra dan dibuka langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Joni Rafles, AP.,M.Si. Rabu (16-12-2020).
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kepala dinas kesehatan OKU Selatan dr. Meri Astuti.,MM, para kepala OPD, para Ketua organisasi wanita, bidan desa dan kader posyandu puskesmas Muaradua dan Buay Rawan serta Organisasi Kepemudaan di OKU Selatan.
Dalam laporannya Kepala Dinas Kesehatan OKU Selatan, dr Meri Astuti.,MM, mengatakan selain meningkatkan pengetahuan tentang keamanan pangan dan kemampuan masyarakat dalam memilih pangan.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan efektivitas sistem pengawasan Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) dan meningkatkan keamanan serta mutu produk PIRT yang beredar.
“Hal ini bertujuan agar produk IRTP dapat bersaing di pasar modern baik pasar domestik maupun internasional serta meningkatkan kompetensi SDM pengawas makanan sesuai standar yang telah ditetapkan”,jelasnya
Sementara itu Asisten I bidang pemerintahan dan kesra Joni Rafles, AP.,M.Si., menyampaikan pemerintah kabupaten OKU Selatan mendukung penuh terhadap pengembangan, pembinaan dan pengawasan pada IRTP, baik dalam aspek manajemen usaha maupun peningkatan kompetensi SDM, kapasitas produksi, keamanan dan mutu produk yang dihasilkan sampai dengan pemasaran atau penetrasi pasar.
“Dengan tujuan agar produk PIRT dapat bersaing di pasar modern baik pasar domestik maupun internasional”,harapannya
Asisten 1 juga mengatakan dengan adanya bimtek ini membuat masyarakat menjadi cerdas dalam memilih pangan yang aman dengan cara cek kemasan, cek label, cek izin edar serta cek kadaluarsa. (wartaterkini.news)











Komentar