oleh

Kapolresta : Pembunuhan di Lorong Jambu Bermotif Selingkuh

PALEMBANG, SIBERINDO – Kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Kadir TKR Lorong Jambu RT 25 RW 07 Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus Palembang pada Selasa malam (21/7) sekitar pukul 20.00 WIB kemarin, ternyata berlatar belakang perselingkuhan antara korban dengan kakak perempuan pelaku.

Kejadian tadi malam merupakan puncak perselisihan, sebelum kejadian sempat terjadi cekcok mulut antara korban dengan pelaku, hingga terjadi penyerangan yang menyebabkan korban Haryono alias Sujono (50) meregang nyawa akibat sabetan senjata tajam di bagian leher, kepala dan tangan.

“Baru dua pelaku yang kita amankan, kini masih kita periksa dan gali keterangannya. Sementara, satu pelaku lainnya yang juga masih berstatus satu keluarga masih kita kejar, sehingga diketahui peranannya masing-masing,” beber Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kasat Reskrim, AKBP Nuryono, saat press release Rabu (22/7).

Dikatakan Anom, antara korban dan pelaku sempat terjadi pertengkaran mulut di luar, kesal pelaku kembali mendatangi kediaman korban. Dan langsung menyerang korban dengan senjata tajam, kejadian ini disaksikan oleh istri dan keluarga korban lainnya yang tengah kumpul di ruang tengah.

Baca Juga  Sambut Tahun Baru 2025, Polres OKU Selatan Berlakukan One Way Masuk Wisata Danau Ranau

“Sempat terjadi keributan sebelumnya, kemudian pelaku kembali menemui korban di rumahnya dan menganiaya korban dengan senjata tajam jenis parang di ruang tengah rumah,” ujar Anom.

Haryono alias Sujono (50) meregang nyawa di hadapan istrinya setelah mengalami luka gorok di bagian leher, kepala dan tangan di ruang tengah rumahnya, di Jalan Kadir TKR, Lorong Jambu, RT 25 RW 07, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Palembang pada Selasa (21/7) pukul 20.00 WIB, setelah dihabisi oleh tetangganya yang masih satu keluarga, yakni Mustofa (68), Toni (33) dan Robi (20). (mediasriwijaya.com)

Baca Juga  Sidang Tipikor Harvey Moeis: Nama Brigjen Mukti Juharsa Terseret, Kuasa Hukum Tegas Membantah Tuduhan Pungutan CSR

 

 

Komentar

News Feed