oleh

PTM Resmi Diberlakukan, Pengemudi Ojek di OKU Selatan Turut Gembira

OKU Selatan, sumsel.siberindo.co– Wabah Virus Corona (Covid-19) yang melanda berbagai belahan dunia termasuk Indonesia, berdampak pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Bahkan banyak masyarakat yang sudah terdeteksi positif terinfeksi Virus Corona di Tanah Air, Pemerintah Pusat dan daerah melakukan pembatasan mobilitas di berbagai sektor.

Anjuran belajar, bekerja dan beribadah di rumah, dan batasan jarak dalam bersosialisasi (social distancing) dikampanyekan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus.

Diberlakukannya pembatasan mobilitas tersebut banyak kalangan masyarakat yang merasa galau dengan anjuran pemerintah untuk tetap di rumah dan belajar di rumah. Salah satunya para kepala rumah tangga yang menjadi tukang ojek pangkalan.

Baca Juga  Warga Sri Menanti OKU Selatan Keluhkan Tiang Listrik Gunakan Bambu

Namun kini kabar gembira menghampiri para tukang ojek pangkalan tersebut. Pasalnya Pemerintah pusat dan daerah telah resmi mengizinkan berlakunya aktifitas pembelajaran tatap muka di sekolah.

Kegembiraan itu diketahui saat media ini berbincang dengan beberapa tukang ojek dengan rentang usia 35 sampai 40 tahun yang sehari-hari menjadi tukang ojek pangkalan di kecamatan Muaradua Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan.

Dari beberapa orang pengemudi ojek pangkalan ini, mereka semua mengaku sadar wabah Covid-19 masih ada, dan takut terinfeksi virus yang sampai sekarang belum ada obatnya.

Baca Juga  FLS2N Tingkat Kabupaten, Pelajar SMPN 1 Muaradua Raup Berbagai Prestasi

Tapi, kalau mereka diam di rumah mengikuti anjuran pemerintah, konsekuensinya tidak dapat uang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Maka dari itu, mereka berupaya meningkatkan kewaspadaan dengan cara selalu memakai masker, dan membawa cairan pembersih tangan (hand sanitizer).

Dengan diberlakukanya kembali pembelajaran tatap muka (PTM) ini, sendi perekonomian kembali menggeliat. Kembalinya para pelajar ke sekolah membuka peluang bagi tukang ojek untuk mencari rezeki dengan jasa antar jemput anak sekolah.

Seperti yang diakui oleh Ifan warga kelurahan Bumi Agung, ia mengatakan dengan kembalinya aktifitas kegiatan pembelajaran tatap muka para pelajar tersebut kembali menggunakan jasanya untuk antar jemput baik berlangganan maupun ojek harian.

Baca Juga  Kunjungi Kejari OKU Selatan, Kajati Sumsel Cek Posko Pemilu dan Resmikan Masjid Rakyat 

Dalam satu hari ia bisa antar jemput 4 pelajar yang sudah menjadi langganan. Selain itu ia juga bisa antar jemput pelajar yang menggunakan jasa harian.

“Jadi dari pukul 06:00 sampai 7:30 WIB saya bisa mengantar 7 orang pelajar dari berbagai sekolah”,terangnya.

Ifan juga berharap kepada Pemerintah pusat dan daerah agar pelajar tidak di rumahkan lagi dan wabah covid segera berlalu. “Semoga PTM ini terus berlaku, dan keaadan kembali normal seperti dulu”,pungkasnya. (Ayik/Red)

News Feed