SIBERINDO, SUMSEL – Walikota Palembang H.Harnojoyo angkat bicara, terkait belum diindahkannya Surat Peringatan (SP) ke-2 yang dilayang Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas PU PR untuk meminta pembongkaran lahan parkir showroom mobil Wuling Simpang Polda Palembang yang menutup saluran drainase.
“Akan kita bongkar paksa, kalau mereka tidak mau melakukan pembongkaran sendiri lahan parkir yang menutupi drainase itu,” kata Harnojoyo, Selasa (14/7/2020).
Meski belum melihat secara langsung bangunan yang diduga telah menyalahi advice planning/keterangan rencana tata kota, Harno memprediksi akan ada genangan air baru saat hujan turun dengan intensitas yang cukup lebat, lantaran kawasan tersebut kerap terjadi genangan air saat hujan turun.
“Kalau saluran drainase ditutup akan menimbulkan titik genangan air yang baru kalau hujan dikawasan itu,” tegasnya.
Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, kembali melayangkan Surat Peringatan (SP) kedua kepada pemilik bangunan Showroom mobil Wuling, Rudy Hartono, Senin (13/7/2020) kemarin untuk yang kedua kalinya.
“Kita berikan kembali waktu 3X24 Jam, agar yang bersangkutan melakukan pembongkaran,” ungkap kata Plt Sekretaris Dinas PU PR Palembang Faisal.
Surat peringatan kedua ini juga, sambung Faisal, ditembuskan ke Walikota Palembang, melalui Asisten II, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Palembang.
“Jika dalam batas waktu pemilik tidak juga melakukan pembongkaran, maka akan kita berikan tindakan tegas, bersama Satpol PP Kota Palembang,” ulasnya.
Faisal mengaku, telah melakukan pertemuan dengan pemilik. Bahkan, penentuan pembongkaran lahan parkir harus mundur sepanjang 6,5 meter sudah disampaikan
“DPRD sudah memanggil, pemilik bangunan showroom Robby Hartono atau yang akrab disapa Afat sudah kami berutahu batas mereka harus membongkar,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Palembang, GA Putra Jaya, memgaku telah menerima surat tembusan terkait permintaan pembongkaran lahan parkir showroom Wuking di simpang Polda.
“Sudah kami terima, tinggal action nya saja. Kami tinggal menunggu instruksi untuk eksekusi jika yang bersangkutan tidak melakukan pembongkaran,” tuturnya singkat. (beritasumatera.co.id)











Komentar